Daerah
Home » Berita » Insiden di SDN Andir 2 Majalengka: Atap Sekolah Tiba-Tiba Ambruk, Tiga Kelas Tak Bisa Digunakan

Insiden di SDN Andir 2 Majalengka: Atap Sekolah Tiba-Tiba Ambruk, Tiga Kelas Tak Bisa Digunakan

MAJALENGKA — Insiden bangunan sekolah kembali terjadi di Kabupaten Majalengka. Atap SDN Andir 2, Kecamatan Jatiwangi, ambruk secara mendadak pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian ini berlangsung tak lama setelah pembagian program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para siswa.

Material atap berupa genteng dan rangka baja ringan runtuh ke dalam bangunan, menyebabkan tiga ruang kelas mengalami kerusakan berat. Meja, kursi, serta perlengkapan belajar tertimbun puing. Beruntung, tidak ada korban jiwa, karena siswa sudah meninggalkan sekolah saat kejadian.

Suara Retakan Jadi Tanda Awal

Beberapa guru sempat mendengar suara retakan keras dari arah atap sebelum bangunan ambruk. Dalam hitungan detik, atap runtuh dan menimbulkan suara gemuruh yang mengejutkan warga sekitar sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Andir 2, Aswandi, menyampaikan bahwa bangunan tersebut pernah direhabilitasi sekitar empat tahun lalu. Namun, kondisi struktur atap diduga tidak lagi mampu menopang beban genteng.

“Kejadiannya sangat cepat. Untungnya siswa sudah pulang, jadi tidak ada yang terluka,” ujarnya.

Xiaomi Vision GT Menggebrak MWC 2026, Supercar Listrik Futuristik yang Satukan Otomotif dan Gaming

Kegiatan Belajar Dialihkan Sementara

Akibat insiden ini, kegiatan belajar mengajar di tiga kelas terpaksa dihentikan sementara. Pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka untuk penanganan darurat serta rencana perbaikan bangunan.

Sebagai solusi jangka pendek, sekolah menyiapkan pemindahan sementara aktivitas pembelajaran ke lokasi yang lebih aman agar proses pendidikan tetap berjalan.

Evaluasi Bangunan Sekolah Jadi Sorotan

Ambruknya atap SDN Andir 2 kembali menyoroti pentingnya evaluasi rutin terhadap kelayakan bangunan sekolah, khususnya sekolah dasar yang menampung anak-anak usia dini.

Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan pengecekan menyeluruh agar keamanan sarana pendidikan di Majalengka benar-benar terjamin dan kejadian serupa tidak kembali terulang.

Polres Majalengka Intensifkan Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Harga Sembako Jelang Lebaran

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *