MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka kembali melakukan langkah strategis dalam pembenahan birokrasi. Menjelang berakhirnya tahun 2025, sebanyak 166 pejabat resmi dilantik untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan mendorong kinerja aparatur yang lebih profesional.
Pelantikan ini melibatkan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, serta pengawas yang akan mengisi posisi penting di berbagai perangkat daerah.
Langkah Strategis Menata Organisasi Pemerintah Daerah
Bupati Majalengka H. Eman Suherman menegaskan bahwa pelantikan tersebut bertujuan menata kembali struktur organisasi agar lebih efektif. Pemerintah daerah menyesuaikan komposisi pejabat dengan kebutuhan pelayanan dan target pembangunan daerah.
Menurutnya, birokrasi yang kuat harus ditopang oleh aparatur yang memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen melayani masyarakat.
Evaluasi Kinerja Jadi Dasar Penempatan Jabatan
Pemkab Majalengka mulai menempatkan evaluasi kinerja sebagai indikator utama dalam pengisian jabatan. Setiap aparatur dinilai berdasarkan hasil kerja, kompetensi, dan tanggung jawab yang telah dijalankan.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan iklim kerja yang sehat sekaligus mendorong ASN untuk meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan.
Transparansi Birokrasi Diperkuat
Pemerintah daerah memastikan bahwa proses mutasi dan promosi jabatan ke depan akan berjalan secara transparan. Seluruh mekanisme penilaian dilakukan melalui tim dan sistem yang telah ditetapkan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Majalengka menghapus praktik subjektivitas dan membangun kepercayaan publik terhadap birokrasi.
Pelayanan Publik Jadi Target Utama 2026
Dengan struktur organisasi yang lebih solid, Pemkab Majalengka menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik pada 2026. Pemerintah berharap aparatur yang baru dilantik mampu bekerja cepat dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Reformasi birokrasi ini juga dipandang sebagai fondasi penting bagi percepatan pembangunan daerah di berbagai sektor.
Penutup
Pelantikan 166 pejabat di akhir 2025 menjadi sinyal kuat komitmen Pemkab Majalengka dalam mempercepat reformasi birokrasi. Melalui penataan organisasi, evaluasi kinerja, dan penguatan transparansi, Majalengka melangkah menuju pemerintahan yang profesional dan berorientasi hasil.


Comment