Majalengka politik
Home » Berita » Kader Lokal Ramai Isu: Eman Suherman Dikabarkan Akan Pimpin DPC Gerindra Majalengka, Ini Mekanisme Penunjukannya

Kader Lokal Ramai Isu: Eman Suherman Dikabarkan Akan Pimpin DPC Gerindra Majalengka, Ini Mekanisme Penunjukannya

MAJALENGKA – Isu politik mencuat terkait nama Bupati Majalengka, Eman Suherman, yang dikabarkan akan menempati posisi Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Majalengka. Sekretaris DPC Gerindra Majalengka, Ano Suksena, memberikan penjelasan terkait mekanisme penunjukan ketua partai yang berbeda dengan partai politik lainnya.

Dalam keterangannya, Ano menegaskan bahwa posisi Ketua DPC Partai Gerindra Majalengka hingga saat ini masih dijabat oleh Jefry Romdonny. Ia menekankan bahwa di internal Gerindra tidak ada mekanisme musyawarah cabang untuk memilih ketua, karena penetapan ketua sepenuhnya merupakan penugasan langsung dari Ketua Umum Partai Gerindra.

“Kalau di Gerindra itu tidak ada muscab atau musda. Sifatnya penugasan langsung dari Ketua Umum. Siapapun yang ditunjuk oleh Ketua Umum, ya harus siap melaksanakan tugas,” kata Ano.

Ano menyebut, sampai saat ini belum ada usulan nama untuk mengganti posisi ketua. Menurutnya, jika memang nantinya Bupati Eman ditunjuk untuk memimpin DPC, maka hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan DPP dan merupakan hal yang sah dalam mekanisme partai.

“Kalaupun nanti Pak Bupati ditugaskan, itu sepenuhnya kewenangan DPP,” tegasnya.

KIM Perkuat Arah Pembangunan Majalengka, Bupati Eman Beberkan Capaian Strategis Daerah

Lebih lanjut, Ano menyampaikan bahwa kondisi internal DPC Gerindra Majalengka saat ini masih solid di bawah kepemimpinan Jefry Romdhoni. Ia berharap dinamika politik di Majalengka tetap sejalan dengan arah pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah agar tidak menimbulkan gesekan di tingkat lokal.

“Yang pasti sekarang posisi DPC Gerindra Majalengka solid di bawah kepemimpinan Pak Dr. Hj. Jefri Romdhoni. Harapannya tentu untuk pembesaran partai ke depan agar lebih kuat dan dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Isu ini menjadi sorotan publik lantaran posisi Ketua DPC partai politik di tingkat kabupaten memegang peranan strategis dalam konsolidasi kader, penguatan basis akar rumput, hingga strategi pemenangan pemilu. Masuknya nama kepala daerah ke dalam dinamika kursi pimpinan partai semakin menegaskan bahwa arah politik lokal akan terus menjadi perhatian masyarakat menjelang kontestasi politik berikutnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *