Daerah
Home » Berita » SDN 2 Andir Jatiwangi Ambruk, Bupati Majalengka Tegaskan Audit oleh APH dan Percepatan Perbaikan

SDN 2 Andir Jatiwangi Ambruk, Bupati Majalengka Tegaskan Audit oleh APH dan Percepatan Perbaikan

MAJALENGKA — Ambruknya bangunan SD Negeri 2 Andir di Kecamatan Jatiwangi kembali menyorot kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Majalengka. Pemerintah daerah bergerak cepat merespons kejadian tersebut dengan menurunkan langsung Bupati Majalengka, Eman Suherman, ke lokasi sekolah.

Dalam keterangannya, Bupati menegaskan bahwa proses audit bangunan diserahkan sepenuhnya kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Keputusan ini diambil agar pemeriksaan berlangsung transparan dan profesional, mengingat usia bangunan sekolah yang tergolong masih baru.

“Kalau bangunan sekolah yang belum lama berdiri sampai ambruk, tentu ada hal yang harus ditelusuri secara mendalam,” kata Eman Suherman.

Pemerintah Daerah Pilih Audit Independen

Pemkab Majalengka menilai audit independen menjadi langkah penting untuk mengungkap penyebab ambruknya gedung SDN 2 Andir. Pemeriksaan akan mencakup perencanaan, spesifikasi material, hingga proses pelaksanaan pembangunan.

Bupati memastikan pemerintah daerah tidak akan mengintervensi hasil audit. Seluruh temuan sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Xiaomi Vision GT Menggebrak MWC 2026, Supercar Listrik Futuristik yang Satukan Otomotif dan Gaming

Belajar Mengajar Tetap Berjalan

Di tengah proses penyelidikan, Pemkab Majalengka menaruh perhatian besar pada keberlangsungan pendidikan siswa. Pemerintah menyiapkan langkah cepat melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) guna memperbaiki bangunan sekolah yang rusak.

Langkah ini dilakukan agar siswa SDN 2 Andir tetap bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar tanpa gangguan berkepanjangan.

“Pendidikan anak-anak harus tetap berjalan. Jangan sampai mereka dirugikan,” tegas Bupati.

Evaluasi Infrastruktur Pendidikan

Selain faktor teknis bangunan, pemerintah daerah juga akan mengevaluasi kondisi cuaca ekstrem yang kerap melanda Majalengka. Curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir diduga turut memengaruhi ketahanan struktur bangunan.

Pemkab Majalengka berharap insiden ini menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pembangunan sarana pendidikan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Polres Majalengka Intensifkan Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Harga Sembako Jelang Lebaran

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *