MAJALENGKA – Luapan Sungai Cilutung kembali memicu banjir di Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka. Air sungai yang meningkat tajam setelah hujan deras menggenangi ratusan rumah warga, lahan pertanian, serta fasilitas umum, sehingga aktivitas masyarakat lumpuh total.
Situasi darurat tersebut mendorong Bupati Majalengka H. Eman Suherman turun langsung ke lokasi banjir. Kehadiran orang nomor satu di Majalengka itu bertujuan memastikan penanganan darurat berjalan optimal dan bantuan segera tersalurkan.
Air Datang Cepat, Warga Tak Sempat Bersiap
Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Cikijing sejak malam hari membuat debit Sungai Cilutung melonjak drastis. Aliran air keluar dari badan sungai dan langsung mengalir ke kawasan permukiman padat penduduk.
Dalam hitungan jam, air setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa merendam rumah-rumah warga. Sebagian warga memilih bertahan, sementara lainnya mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Permukiman, Sawah, dan Fasilitas Umum Terendam
Banjir berdampak luas di sejumlah blok, khususnya Blok Situngsari dan Blok Mekarsari. Data sementara mencatat 269 rumah terendam, sekitar 50 hektare sawah tergenang, serta puluhan kolam ikan milik warga mengalami kerusakan.
Selain itu, beberapa mushola ikut terdampak banjir. Aktivitas belajar mengajar terhenti dan layanan kesehatan di Puskesmas Gumuruh tidak berjalan maksimal akibat genangan air.
Pemkab Majalengka Bergerak Cepat
Saat meninjau lokasi, Bupati Majalengka menyerahkan bantuan berupa sembako, tikar, dan perlengkapan kebersihan. Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cisanggarung untuk mengkaji penyebab utama banjir.
Menurut Bupati, penanganan tidak hanya berfokus pada kondisi darurat, tetapi juga pada solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.
“Penanganan banjir harus tuntas. Kami ingin solusi nyata, bukan sekadar respons sesaat,” ujar Bupati di hadapan warga.
Kecemasan Warga Setiap Musim Hujan
Bagi warga Kasturi, banjir bukan peristiwa baru. Salah seorang warga menyebut luapan Sungai Cilutung selalu menjadi ancaman saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Kami berharap ada normalisasi sungai atau penanganan permanen. Setiap musim hujan, rasa khawatir selalu muncul,” katanya.
Imbauan Kewaspadaan dan Pelaporan Cepat
Pemerintah Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. Warga diminta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat desa atau petugas terkait agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin.


Comment